BeritaInvestor.id – Emiten Humpuss Intermoda (HITS) berafiliasi dengan Tommy Soeharto akan meninggalkan Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui proses go private dan delisting. Langkah ini dilakukan untuk fokus pada bisnis utama anak usaha, Humpuss Maritim Internasional (HUMI), serta menghindari tekanan pasar modal.
Alasan Utama Go Private
Perseroan menjelaskan bahwa kegiatan utamanya kini didorong oleh HUMI sehingga tidak lagi memerlukan dana dari investor publik. Mereka ingin lebih fleksibel dalam mengelola aset, melakukan efisiensi, dan restrukturisasi usaha tanpa tekanan volatilitas harga saham. Selain itu, HITS juga menyebut tidak akan memberikan dividen ke depannya.
Proses Delisting dan Penawaran Tender
Pemegang saham diberi kesempatan menjual saham kepada Joyo Agung Permata (JAP) dengan harga lebih tinggi dari rata-rata 90 hari terakhir sebelum pengumuman pada 10 April 2025. Investor yang tidak ikut tender tetap menjadi pemilik di perusahaan tertutup setelah delisting.
Rapat Kunci RUPSLB pada 21 Mei
Persetujuan rencana ini akan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Independen pada 21 Mei 2025 pukul 00:00 WIB. Syarat keikutsertaan adalah memiliki saham tercatat sebelum 24 April 2025.
Peringatan Pajak dan Keputusan Investasi
Manajemen menyarankan pemegang saham berkonsultasi dengan penasihat pajak untuk memahami konsekuensi finansial dari transaksi ini.
Disclaimer: Keputusan pembelian / penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.