Berita Investor
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Emiten
  • Regulator
Berita Investor
  • Home
  • Ekonomi
  • Emiten
  • Regulator
No Result
View All Result
Berita Investor
No Result
View All Result

Harga CPO Diprediksi Naik di Pekan Ini, Dukungan El Nino dan Pemulihan Pasar

by Tim Redaksi
2, January, 2024
in Ekonomi
0
Harga CPO Naik, Investor Harus Perhatikan Saham Berbasis Minyak Kelapa Sawit
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

BeritaInvestor.id – Harga minyak sawit mentah (CPO) diprediksi akan naik pada pekan ini, ditopang oleh situasi pasar yang mulai kembali normal pasca libur akhir tahun. Selain itu, kekhawatiran akan penurunan di sisi pasokan yang dipicu oleh ancaman dari badai El Nino juga turut mendukung kenaikan harga CPO.

Research and Development ICDX Girta Yoga mengatakan, harga CPO berpotensi bergerak pada resistance di kisaran harga 3.750 – 3.800 Ringgit Malaysia per ton. Apabila mendapat katalis negatif, maka berpotensi menemui level support di kisaran 3.650 – 3.600 Ringgit Malaysia per ton.

“Kenaikan harga CPO juga akan ditopang oleh potensi penguatan harga minyak kedelai pada pekan ini,” kata Yoga kepada Investor Daily, baru-baru ini.

Indikator yang dipantau antara lain rilisnya data ekspor CPO Malaysia, situasi di negara produsen utama (Indonesia dan Malaysia) khususnya terkait kebijakan ekspor dan biodiesel, situasi di negara importir utama (India, China dan Uni Eropa), ancaman badai El Nino dan situasi di pasar minyak kedelai.

Baca:

Pertamina Drilling Gencar Bor Migas di Kaltara untuk Tingkatkan Produksi Nasional

Kemendag Evaluasi Regulasi dan Kolaborasi Mitigasi Krisis Ritel

Menurut Yoga, harga CPO pada kuartal I – 2024 berpotensi bergerak bullish. Adapun untuk sentimen yang mempengaruhi adalah potensi penurunan produksi CPO di negara produsen utama yakni Indonesia dan Malaysia, akibat cuaca kering yang dibawa oleh badai El Nino yang masih akan bertahan setidaknya hingga paruh pertama 2024.

“Harga CPO di kuartal I-2024 akan bergerak pada resistance di 3.800 – 3.850 Ringgit Malaysia per ton. Namun, apabila mendapat katalis negatif, maka berpotensi menemui level support di kisaran 3.600 – 3.550 Ringgit Malaysia per ton,” jelasnya.

Lebih lanjut Yoga mengatakan, selama pekan terakhir di Desember, harga CPO bergerak melemah sebesar 1,78%. Sedangkan sepanjang Desember, harga CPO mengalami penurunan sebesar 4,59%. “Namun, secara year to date (ytd) hingga penutupan 2023, harga CPO masih naik sebesar 29,33%,” katanya.


Disclamer : keputusan pembelian / penjualan Saham sepenuhnya ada di tangan investor

Tags: Bursa Sawit NasionalHarga Kelapa Sawitharga minyak kelapa sawit
Previous Post

BEI Tolak Permintaan Pembukaan Suspensi Saham META

Next Post

Mitratel (MTEL) Tuntaskan Program Mesop Tahap II, Sebanyak 13,4 Juta Saham Dikonversi

Next Post
MTEL Optimis Akan Menjadi Rajanya Fiber Optik

Mitratel (MTEL) Tuntaskan Program Mesop Tahap II, Sebanyak 13,4 Juta Saham Dikonversi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Home
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Hak Cipta © 2023 - Berita Investor

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Emiten
  • Regulator

Hak Cipta © 2023 - Berita Investor