BeritaInvestor.id – Pada Rabu, 11 Oktober 2023, Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat tujuh emiten Tbk yang memiliki agenda terkait aktivitas di pasar modal. Agenda tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari pencatatan saham perdana (IPO), jadwal dividen, informasi obligasi, hingga pemberitahuan rapat umum pemegang saham (RUPS).
Salah satu sorotan utama hari ini adalah pencatatan saham perdana dua emiten pendatang baru, PT Koka Indonesia Tbk. (KOKA) dan PT Logisticsplus International Tbk. (LOPI). Kedua emiten ini melakukan penawaran umum perdana (IPO) untuk memperoleh pendanaan. Dengan pencatatan saham perdana ini, KOKA dan LOPI resmi menjadi perusahaan tercatat ke-72 dan ke-73 di BEI pada tahun 2023.
KOKA, yang bergerak di bidang jasa konstruksi gedung industri, bangunan sipil, dan gedung hunian, melepas sebanyak 715,3 miliar saham ke publik dengan harga per saham sebesar Rp128. Selanjutnya, LOPI, yang bergerak di bidang jasa pengurusan transportasi (Freight Forwarding), menawarkan 300 juta saham ke publik dengan harga perdana IPO sebesar Rp100 per saham.
Selain IPO, hari ini juga mencatat jadwal dividen. PT Astra International Tbk. (ASII) memiliki jadwal cum dividen tunai interim, sementara PT United Tractors Tbk. (UNTR) memiliki jadwal ex dividen tunai.
Di samping itu, PT Bank Victoria International Tbk. (BVIC) menginformasikan pembayaran kupon seri BVIC01SBCN1 ke-25 pada hari ini.
Selain itu, PT Panca Mitra Multiperdana Tbk. (PMMP) dan PT Venteny Fortuna International Tbk. (VTNY) menggelar RUPS luar biasa (RUPSLB) pada hari ini. PMMP membahas rencana Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) dan perubahan susunan pengurus perseroan, sedangkan VTNY akan membahas perubahan rencana penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham dan penegasan susunan pemegang saham.
Jadwal-jadwal ini menjadi penting bagi para investor, terutama yang berminat pada dividen atau hak dalam perdagangan saham. Cum date, ex date, recording date, dan payment date terkait dividen serta hak dalam perdagangan saham adalah aspek-aspek yang perlu dicermati. Ini adalah batasan waktu bagi investor yang ingin mendapatkan dividen atau hak dalam HMETD (Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu).
Pasar modal Indonesia tetap dinamis dengan beragam aktivitas yang terjadi, dan hari ini menjadi contoh bagaimana agenda-agenda dari berbagai emiten berpengaruh pada pergerakan pasar.
Disclamer : keputusan pembelian / penjualan Saham sepenuhnya ada di tangan investor